Saturday, April 18, 2009




Regu Favorit outbound wimaya tgl 11 april 2009



Aksi Regu kamu pada wimaya 11 april 2009
Tampak asisten memberikan semangat kepada regu untuk dapat menyelesaikan tantangan yang diberikan.
"PANTANG MENYERAH ANDA PASTI BISA"












Regu Favorit pada PAGI, 11 April 2009. Tampak Bpk. R.Agung P Saleh, M.Pd memberikan doorprize ke pada regu terpilih.

Friday, April 10, 2009


REGU FAVORIT SABTU, 14 MARET 2008, SHIF PAGI

Thursday, March 12, 2009

REGU FAVORIT OUTBOUND WIMAYA tanggal 7 Maret 2009 Siang


Profil regu terbaik tanggal 7 Maret 2009 siang

REGU FAVORIT OUTBOUND WIMAYA tanggal 7 Maret 2009 Pagi


Inilah profil regu terbaik Outbound WIMAYA tanggal 7 maret 2009 sesi pagi (jam 07.00 - 12.00)

Saturday, March 7, 2009

Wednesday, March 4, 2009

Out-Bound Training

OUT-BOUND TRAINING METHOD FORMATION as a PERSONALITY STUDENTS WITH VISION UNIVERSITIES

Education in fact is the process of nation building. In addition to the various conditions of current concern in many parts of the nation that we are reaching the environment, urged to immediately by the well. One of the best way to change human behavior is through education. This applies to all levels of education, from primary education to universities. However, the process of forming a personal quality that is not easy, and once only. Especially for students who after graduating at the end are expected to represent the individual intellectual existence.

In the studying they are expected to give a good image for the high school. Universities who have to coordinate attention with a personal vision students, will perform a variety of ways to achieve this. One way is to go through the outbound management training as a support material in a course of lectures given name WIDYA MWAT YASA.

The name is typical of UPN "Veteran" Yogyakarta has a meaning "LEARN TO BUILD". Words have meaning, namely to build lives and build for the sport of big-prosperity of the nation and the country of birth and spiritual, just and equitable, as in the national goal. As a concrete vision of the UPN is to make students excel as individuals, ie, intelligent intellectual, berkepribadian good, able to form, nation and state. The formation of students as the figures are expected in the vision was not only done with the lecture method alone. The UPN for four years has been using this method outbound, or a method of education which is done in the open. This method can be considered to stimulate students to achieve the goals expected by the university such as want and able to maintain the togetherness, unity, order, discipline, communication, and responsive to dynamicization or process changes.

Sunday, March 1, 2009

JADWAL DOSEN KULIAH LAPANGAN

Dosen Pengampu Kuliah Lapangan Wimaya Tahun 2009

  1. Hari Sabtu, 21 Februari 2009

Pagi ( 08.00 – 12.00 ) : Ir. M. Syahri, MT, Ph.D

Sumintarsih, S.Pd

Siang ( 13.00 – 17.00 ) : Hanafi Mustofa, S.Pd

Ir. Didi Saidi, MP

  1. Hari Sabtu, 28 Februari 2009

Pagi ( 08.00 – 12.00 ) : Ir. Lagiman, M.Si

R. Agung P Saleh, M.Pd

Siang ( 13.00 – 17.00 ) : Ir. Harso Prawignyo, MT

Lilik Indriharta, S.Pd, MM

  1. Hari Sabtu, 07 Maret 2009

Pagi ( 08.00 – 12.00 ) : Tri Saptono, S.Pd

Ir. Didi Saidi, MP

Siang ( 13.00 – 17.00 ) : Ir. M. Syahri, MT, Ph.D

R. Agung P Saleh, M.Pd

  1. Hari Sabtu, 14 Maret 2009

Pagi ( 08.00 – 12.00 ) : Lilik Indriharta, S.Pd, MM

Hanafi Mustofa, S.Pd

Siang ( 13.00 – 17.00 ) : Sumintarsih, S.Pd

Tri Saptono, S.Pd

  1. Hari Sabtu, 21 Maret 2009

Pagi ( 08.00 – 12.00 ) : Ir. Lagiman, M.Si

Ir. M. Syahri, MT, Ph.D

Siang ( 13.00 – 17.00 ) : Ir. Didi Saidi, MP

Ir. Harso Prawignyo, MT

  1. Hari Sabtu, 11 April 2009

Pagi ( 08.00 – 12.00 ) : R. Agung P Saleh, M.Pd

Sumintarsih, S.Pd

Siang ( 13.00 – 17.00 ) : Lilik Indriharta, S.Pd, MM

Ir. Harso Prawignyo, MT

  1. Hari Sabtu, 18 April 2009

Pagi ( 08.00 – 12.00 ) : Ir. Lagiman, M.Si

Ir. Didi Saidi, MP

Siang ( 13.00 – 17.00 ) : Ir. Harso Prawignyo, MT

R. Agung P Saleh, M.Pd

  1. Hari Sabtu, 25 April 2009

Pagi ( 08.00 – 12.00 ) : Ir. M. Syahri, MT, Ph.D

Sumintarsih, S.Pd

Siang ( 13.00 – 17.00 ) : Ir. Lagiman, M.Si

Hanafi Mustofa, S.Pd

  1. Hari Sabtu, 2 Mei 2009

Pagi ( 08.00 – 12.00 ) : R. Agung P Saleh, M.Pd

Hanafi Mustofa, S.Pd

Siang ( 13.00 – 17.00 ) : Ir. M. Syahri, MT, Ph.D

Tri Saptono, S.Pd

  1. Hari Sabtu, 16 Mei 2009

Pagi ( 08.00 – 12.00 ) : Sumintarsih, S.Pd

Ir. Harso Prawignyo, MT

Siang ( 13.00 – 17.00 ) : Ir. Didi Saidi, MP

Lilik Indriharta, S.Pd, MM

  1. Hari Sabtu, 23 Mei 2009

Pagi ( 08.00 – 12.00 ) : R. Agung P Saleh, M.Pd

Tri Saptono, S.Pd

Siang ( 13.00 – 17.00 ) : Hanafi Mustofa, S.Pd

Ir. Lagiman, M.Si

Regu Favorit Outbond Wimaya tanggal 21 Februari 2009 Pukul 1300-17.00 Wib







Diatas adalah profil REGU 16 terdiri dari Besthari, Lini, Herdyan, Cahyo, Hendra, Ricky, Damar, Reza, Abdurahman, Gostab, dan Herry. Mereka berhasil menjadi regu favorit karena mampu mengaplikasikan Disiplin, Kekompakan, Kreatifitas, Semangat Berjuang, dan Sportifitas dalam rangkaian outbound wimaya.

Asisten Pendamping regu ini juga mendapat aplous dari kita semua tentunya untuk rekan kita Eyc Febriyanti

Tampak Dosen Lapangan Bpk. Hanafi Mustofa, S.Pd menyerahkan hadiah doorprize.

Mauuuuuu.. Mauuuuu.. seperti mereka. Tunjukkan kemampuan Regu Kamu untuk dapat tampil di blog ini dan Jadilah Regu Favorit dan Terbaik berikutnya.

Regu Favorit Outbond Wimaya tanggal 21 Februari 2009 Pukul 08.00-12.00 Wib






Berikut profil regu favorit kamu pada outbound kuliah lapangan wimaya yaitu REGU 2 dengan personel Wildan, Fariz, Tistha, Olive, Budi, Reza, Anggoro, Desthi, dan Rifky dan sebagai asisten pendamping adalah CESAR ARAUJO.
Meskipun rekan rekan kita itu berasal dari jurusan kuliah dan asal daerah yang sama mereka bisa membuktikan bahwa mereka adalah SATU UNTUK SEMUA dan SEMUA UNTUK SATU UPN

Tampak Ibu Sumintarsih, S.Pd menyerahkan hadiah doorprize


YAKINKAN REGU KAMU ADALAH YANG PALING KOMPAK, KREATIF, SEMANGAT, DAN SPORTIF DALAM BERJUANG MENJADI YANG TERBAIK DAN FAVORIT

Regu Favorit Outbond Wimaya tanggal 21 Februari 2009 Pukul 08.00-12.00 Wib






Berikut profil regu favorit kamu pada outbound kuliah lapangan wimaya yaitu REGU 2 dengan personel Wildan, Fariz, Tistha, Olive, Budi, Reza, Anggoro, Desthi, dan Rifky dan sebagai asisten pendamping adalah CESAR ARAUJO.
Meskipun rekan rekan kita itu berasal dari jurusan kuliah dan asal daerah yang sama mereka bisa membuktikan bahwa mereka adalah SATU UNTUK SEMUA dan SEMUA UNTUK SATU UPN

Tampak Ibu Sumintarsih, S.Pd menyerahkan hadiah doorprize


YAKINKAN REGU KAMU ADALAH YANG PALING KOMPAK, KREATIF, SEMANGAT, DAN SPORTIF DALAM BERJUANG MENJADI YANG TERBAIK DAN FAVORIT

Regu Favorit Outbond Wimaya tanggal 28 Februari 2009 Pukul 08.00-12.00 Wib




Berikut profil regu 26 sebagai Regu Favorit dengan CESAR ARAUJO sebagai asisten pendamping dan tampak penyerahan hadiah Doorprize oleh Bpk. R. Agung P Saleh, M.Pd


TINGKATKAN LAGI KREATIFITAS KAMU DAN TUNJUKKAN BAHWA REGU KAMU PANTAS UNTUK TAMPIL DALAM BLOG INI

Regu Favorit Outbond Wimaya tanggal 28 Februari 2009 Pukul 13.00-17.00 Wib






Berikut profil Regu Favorit pada kuliah lapangan (outbound) Wimaya pada hari Sabtu, 28 Mei 2009

SIANG, pukul13.00 - 17.00 Wib
REGU 41 dengan pendamping asisten GREGORIUS COLO

Penyerahan hadiah oleh Dosen Lapangan Bpk. Lilik Indriharta, S.Pd, MM.


Ayok! Ayok! Tampilkan Yel Yel Terbaik Kamu dan RAIHLAH DOORPRIZE -nya
DISIPLIN, KREATIFITAS, KEKOMPAKAN, SEMANGAT BERJUANG DAN SPORTIFITAS adalah Penentu Regu Kamu

JADILAH REGU YANG AKAN TAMPIL DALAM BLOG INI



SILABUS

Program Studi : UPN “Veteran” Yogyakarta
Mata Kuliah : Praktek WIDYA MWAT YASA
SKS : 1
Semester : 2

I. Deskripsi mata kuliah
Adalah merupakan suatu bentuk kegiatan pengembangan diri (perilaku positif) melalui kegiatan dialam bebas yang berupa permainan dengan memiliki filosofi tinggi didalamnya. Kegiatan ini dilakukan di alam bebas dikarenakan konsep yang digunakan adalah menjadikan lingkungan di alam bebas sebagai media Menggugah tumbuhnya perilaku positif, Merangsang untuk mengeluarkan kemampuan maksimal, membiasakan untuk tidak menghindari kesulitan bahkan segera mengatasi kesulitan. Secara khusus juga diberikan penanaman nilai-nilai kepribadian yang merupakan cirri khas dari jati diri UPN “Veteran” Yogyakarta, yaitu Kedisiplinan, Kejuangan, dan Kreatifitas. Nilai-nilai tersebut ditanamkan melalui kegiatan bersama (kelompok) yang merupakan simulasi dari keluarga ataupun kelompok. Kegiatan ini diawali dengan Briefing, dilanjutkan pemanasan, perkenalan kelompok, pengenalan lingkungan, permainan, dan diakhiri dengan debriefing.

II. Kompetensi mata kuliah
a. Menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, kejuangan, dan kereatifitas.
b. Mengembangkan perilaku Kepemimpinan kelompok, Pengambilan keputusan, Komunikasi efektif, Pengenalan diri sendiri, Kemandirian, Tanggung jawab, Keterbukaan, Ulet, gigih dan pantang menyerah, Kepedulian terhadap rekan, Mendengar dan memperhatikan pendapat orang lain, Pengendalian diri,Disiplin pribadi dan kelompok, Kepekaan terhadap aspek keselamatan
c. Memberikan pemahaman kemampuan manajerial dan organisasi yang harus dimiliki dan dikembangkan.
d. Menumbuhkan kemampuan “survive” lebih tinggi dalam menjalankan keseharian yang menjadi tugas serta tanggung-jawabnya.

III. Analisis Instruksional
Kompetensi dasar:
• Bagaimana memimpin kelompok
• Bagaimana memotivasi kelompok
• Bagaimana mengusulkan tindakan
• Bagaimana mengatur anak buah
• Bagaimana membimbing anak buah
• Kepercayaan diri
• Sikap pro aktif
• Team work
• Leadership
Paduan Potensi
• Jasmani
• Pengetahuan
• Keterampilan
• Pengalaman
• Perilaku
Bagan I



















Bagan II


























IV. Srategi Perkuliahan
Tatap muka :
a. Kuliah tatap muka
b. Diskusi
c. Presentasi
d. Praktek.

V. Srategi Kegiatan
Latihan bersama :
 Latihan dialam terbuka untuk menciptakan kebersamaan.
 Permainan yang mengandung pemikiran.
 Menciptakan kesulitan untuk dicoba diselesaikan.
 Menumbuh kembangkan perilaku yang potensial untuk menanggulangi kesulitan-kesulitan yang timbul.

Observasi perilaku :
 Briefing dan debriefing.
 Latihan.
 Evaluasi saat latihan.
 Evaluasi akhir.
 Monitoring

VI. Penilaian
Penilaian dilakukan berdasarkan keriteria dan observasi prilaku.
kriteria yang diberlakukan:
• Disiplin
• Kekompakan
• Kerjasama
• Leadership
• Kepercayaan antar sesama
• Sikap Proaktif Inisiatif

I. Kegiatan perkuliahan

Tatap muka ke

Kompetensi dasar

Indikator

Materi pokok

Pengalaman belajar

Penilaian

Sumber bahan

Jenis tagihan

Bentuk instrumen

1

· Bagaimana memimpin kelompok

· Bagaimana memotivasi kelompok

· Bagaimana mengusulkan tindakan

· Bagaimana mengatur anak buah

· Bagaimana membimbing anak buah

· Kepercayaan diri

· Sikap pro aktif

· Team work

· Leadership

a. Tumbuhnya nilai-nilai kedisiplinan, kejuangan, dan kereatifitas.

b. Tumbuhnya perilaku positif

c. Pemahaman kemampuan manajerial dan organisasi.

d. Tumbuhnya kemampuan “survive” lebih tinggi dalam menjalankan keseharian yang menjadi tugas serta tanggungjawabnya.

Kuliah Lapangan,

Out-bound

Tatap muka

Diskusi

Praktek

Disiplin

Kekompakan

Kerjasama

Leadership

Kepercayaan antar sesama

Sikap Proaktif Inisiatif

Observasi perilaku



Buku WIDYA MWAT YASA

Sekilas Isi Buku

1. Identitas atau Jati Diri
Identitas atau jati diri adalah “tanda pengenal” atau “bukti diri” dan merupakan pembeda “baru” yang bersifat lahiriah, yang kemudian menampilkan perpaduan anatara olah cipta, olah rasa dan olah karya. Jati diri adalah sesuatu yang mencerminkan tentang seseorang siapa ia sesungguhnya dan merupakan “pembeda hakiki (trademark)” seseorang tentang diri pribadinya, yang merupakan totalitas penampilannya secara utuh lahir dan batin yang sudah menyatu.
Jati diri lembaga dapat digali dari nilai-nilai sejarah lembaga. UPN “Veteran” Yogyakarta sebagai lembaga yang didirikan oleh para veteran pejuang kemerdekaan RI mempunyai jati diri sebagai berikut :
a. Monumen hidup para veteran pejuang kemerdekaan
b. Kampus perjuangan
c. Kampus perekat bangsa
d. Kampus pioner pembangunan


2. Membangun Rasa Cinta Tanah Air
Membangun rasa cinta tanah air dapat ditempuh dengan berbagai cara, antara lain:
a. Meningkatkan kesadaran mengenal tanah air
b. Meningkatkan prestasi bangsa
c. Meningkatkan kesadaran akan hak dan kewajiban dalam bermasyarakat
d. Meningkatkan kesadaran akan hak dan kewajiban berbangsa
e. Meningkatkan kesadaran akan hak dan kewajiban dalam bernegara

3. Masalah Etika dan Tantangan Bagi Zaman
Etika secara umum adalah ilmu yang membicarakan masalah perbuatan/ tingkah laku manusia yang dinilai baik atau buruk. Etika merupakan ilmu normatif yang dengan sendirinya berisi tentang ketentuan-ketentuan atau norma-norma dan nilai-nilai yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Dimana, dalam kehidupan bermasyarakat dikenal tika pribadi yang didapat sejak lahir dan etika sosial yang sudah berkaitan dengan masyarakat.

4. Kreativitas
Kreativitas adalah salah satu kemampuan manusia yang dapat membantu kemampuannya yang lain, hingga sebagai keseluruhan dapat mengintegrasikan stimuli-luar (yang melandanya dari luar sekarang) dengan stimuli-dalam (yang telah dimiliki sebelumnya- memori) hingga tercipta suatu kesatuan baru. Dapat diartikan pula bahwa kreativitas adalah kemampuan untuk membuat kombinasi baru, berdasarkan data, informasi, atau unsur-unsur yang ada. Diartikan pula sebagai suatu proses berfikir kreatif atau berfikir divergen yaitu merupakan suatu kemampuan berdasarkan data atau informasi yang tersedia menemukan banyak kemampuan jawaban terhadap suatu masalah, dimana penekanannya adalah pada kuantitas, ketepatgunaan dan keragaman jawaban.

5. Kedisiplinan
Pengertian disiplin adalah kepatuhan untuk menghormati dan melaksanakan suatu sistem yang mengharuskan orang tunduk pada putusan, perintah atau peraturan yang berlaku.

6. Kejuangan
Kejuangan adalah suatu upaya yang bersungguh-sungguh dalam melawan kemiskinan, kebodohan, keterbelakangan dan pelanggaran hukum. Kejuangan adalah sikap mental dan semangat yang bergelora dalam ikut serta mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia, dengan persatuan dan kesatuan nasional sebagai modal dasar, permusyawaratan kedaulatan rakyat sebagai mekanismenya serta dilandasi ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.


Referensi :
Agus Surata, Tuhana Taufiq Andrianto. 2003. Widya Mwat Yasa. Yogyakarta. Penerbit UPN “Veteran” Yogyakarta. Edisi Pertama.

Sekilas sejarah

Sejarah Berdirinya UPN “Veteran”

UPN “Veteran” pertama kali didirikan bernama Akademi Pembangunan Nasional (APN) “Veteran”, atas dasar pemikiran yang tercantum dalam tujuan pokok berdirinya NKRI yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa, dimana para pejuang kemerdekaan RI (veteran pejuang dan veteran pembela) terlibat dan bertanggungjawab terhadap pendidikan dan pengajaran bangsanya, serta sebagai Monumen Aktif, maka para veteran kemerdekaan melalui kementrian Urusan Veteran RI menuangkan gagasannya untuk mendirikan suatu Lembaga Pendidikan Tinggi. Atas alasan tersebut, seorang Veteran Pejuang Kemerdekaan RI yang telah menyelesaikan pendidikan Kesarjanaan di UGM tahun 1957, yaitu Dr.R.Bambang Soeroto, sesuai tuntutan hidupnya memilih untuk berbakti di dalam bidang pendidikan dan pengajaran. Dr.R.Bambang Soeroto berhasil menemukan teman sejawat, para veteran, yang secita-cita dan tanggap serta mendapat tugas pemerintahan.

Yang kemudian tokoh tersebut yang menjadi pendiri APN ”Veteran”, yaitu :

1. Ir. Marsito (Alm), saat itu menjabat inspektur SMA di Yogyakarta.

2. Soejatmo Siswohardjojo, saat itu menjabat sebagai Kepala Bagian Penyaluran/ Pendidikan pada Kementrian Urusan Veteran RI di Jakarta.

3. Soerawan, saat itu sebagai Pegawai Negeri Imigrasi Jakarta Kota.

4. Agus Soemarmo, saat itu sebagai Kepala Seksi Perbendaharaan Pusat Jawatan Pertanian Rakyat di jakarta.

Tempat perencanaan pendirian APN “Veteran” pertama kali diadakan secara resmi di kampung Kebon Kelapa Jatinegara, Jakarta. Dibuat dan ditandatangani tanggal 5 Januari 1958 oleh para pendiri. Berdasarkan surat Keputusan Menteri Urusan Veteran RI No. 121/Kpts/tahun 1958 tanggal 12 Agustus 1958 tentang penunjukkan Drs. Bambang Soeroto untuk menyelenggarakan APN “Veteran” dan No.139/Kpts/Tahun 1958 tanggal 8 oktober 1958 tentang berdirinya APN”Veteran”.

Setelah landasan hukum untuk mendirikan APN “Veteran” lengkap maka dibukalah APN ”Veteran” di Yogyakarta dengan 3 jurusan yaitu geologi pertambangan, ekonomi pertanian dan teknologi perusahaan. Peresmiannya pada malam tanggal 21 Februari 1959 oleh Presiden Soekarno, beserta menterinya. Melihat keberhasilan usaha para veteran khususnya di Yogyakarta dalam membina suatu Monumen Aktif yang berwujud PTPN, maka didaerah-daerah lain juga terdapat usaha-usaha para veteran di bidang pendidikan seperti Surakarta, Jawa Timur dan Jakarta.

Sebelum terjadi perubahan nama PTPN “Veteran” menjadi UPN “Veteran”, perguruan tinggi ini berstatus sebagai perguruan tinggi kedinasan di bawah naungan Departemen Pertahanan dan Keamanan RI (Rektor diangkat oleh Presiden). Perubahan nama menjadi UPN “Veteran” dimaksudkan untuk disesuaikan dengan ketentuan dalam undang-undang perguruan tinggi No.22 Tahun 1961 serta keputusan Dirjen Perti No.164 Tahun 1967. Perubahan ini juga dalam rangka menjadi Perguruan Tinggi Swasta Disamakan, berdasarkan Skep Menhankam/ Pangab no. Skep/1555/XI/1977 tanggal 30 November 1977. Pada tahun 1993, melalui KEP Menhankam No.01/III/1993 tertanggal 27 februari 1993 UPN “Veteran” direkstrukturisasi, dimana dihapuskan cabang-cabang UPN, masing-masing menjadi UPN yang otonom, yakni UPN “Veteran” Yogyakarta, UPN “Veteran” Surabaya dan UPN “Veteran” Jakarta.

Saturday, February 28, 2009

Identitas atau Jati Diri

Identity (bhs. Inggris adalah ciri2, tanda2 atau jati diri)

Fisik : warna kulit, bentuk muka, rambut dll.

Nin fisik : Cara berbicara, suara sifat, dll.

  1. Alrnol Dashelfsky :

I. Identity adalah ciri2 yang melekat pada diri seseorang.

II. Identity adalah surat keterangan yang menjelaskan seseorang.

  1. Soemarno Soedarsono : Identity adalah tanda pengenal. Bisa dibedakan dengan orang lain, dan untuk mewujudkan karya cipta dan karsa.
  2. Hank Johuston :

I. Identitas Individu : ciri ciri seseorang secara menyeluruh berinteraksi sosial.

II. Identitas Kolektif : Kelompok/bersama. Suatu interaksi individu ke individu lain dalam suatu kelompok bahkan tindakan2 bersama dalam sebuah kelompok.

Kapan Jati Diri itu Muncul

  1. Suparlan : muncul dalam interkasi.
  2. Ubaidillah : Muncul dalam suatu kesendirian.
  3. Soemarno Soedarsono :
    • Sebagi refleksi hati nirani.
    • Keramahan yang tulus dan santun
    • Ketakwaan kepada tuhan.
    • Keuletan dan ketangguhan
    • Kecerdasan yang arif
    • Harga diri, budaya yang sudah tua, perlu dilestarikan. Supaya budaya asing tidak masuk.

Untuk apa seseorang memerlukan jati diri

Ø Apabila kita berinteraksi, sehingga mempunyai kekuatan mempengaruhi.

Ø Agar kita tahu posisi apa/peran apa, dan bagaimana hubungannya.

Ø Diperlukan dalam interaksi.

Ø Setiap orang dapat mempunyai lebih darui satu identitas, semakin luas pergaulan maka semakin banyak berperan, maka banyak pula jati dirinya.

Jati Diri Lembaga

Mengapa sebuah lembaga harus mempunyai jati diri.

  • Membedakan suatu lembaga terhadap lembaga lain
  • Agar mantap dalam berpola pikir, bersikap, bertindak menghadapi perubahan zaman.

Uuntuk mencapai sasaran tersebut diperlukan suatu paradigma yang berfungsi:

    1. sebagai pedoman atau acuan dalam proses belajar mengajar.
    2. wahana berinteraksi dalam lembaga guna tercapainya kesamaan persepsi secara dinamis yang mampu menyatukan derap langkah bersama dalam menghadapi tantangan.
    3. sehingga terbentuk lembaga yang unggul, maju dan harmoni.

Jati diri lembaga dapat digali dari nilai2 sejarah lembaga. Contoh : UPN

* Monumen Hidup para veteran, pejuang kemerdekaan.

* Kampus perjuangan.

* Kampus perekat bangsa.

* Kampus pionif pembangunan.

Jati diri Nasional

Kepribadian Nasional adalah pengalaman bersama, sejarah yang sama, penderitaan bersama.

Jati diri nasional diperlukan untuk ketahanan nasional menjadi bangsa yang ulet dan tangguh.

Bangsa indonesia adalah bangsa yang beradap, beretika, berbudaya, ramah tamah, sopan santun. Dan semua itu harus dipertahankan agar kita bisa sebagai bangsa yang beradab.

Visi dan Misi Widya Mwat Yasa

Widya Mwat Yasa


Visi : Menjadikan Mahasiswa sebagai individu yang cerdas intelektual dan cerdas emosional, mampu bermasyarakat, bangsa dan bernegara.


Kompetensi:

ü Mahasiswa mampu menempatkan kepentingan bangsa diatas kepentingan pribadi, golongan, suku,/daerah, ras, agama dan kelompok.

ü Mahasiswa mampu menempatkan dirinya sebagai insan perekat bangsa.

ü Mahasiswa mampu/terampil belajar sehingga menjadi individu yang cepat menguasai bidang ilmunya.

ü Mahasiswa mampu peduli lingkungan sosial.

ü Mahasiswa mampu menyelesaikan permasalahan dalam dirinya maupun berpartisipasi dalam upaya penyelesaian konflik dalam mayarakat, bangsa, dan negara.

ü Mahasiswa mampu mengikuti perkembangan zaman/globalisasi tanpa mengorbankan keutuhan bangsa dan negara.


Tujuan:

ü Mahasiswa bangga menjadi bangsa indonesia, maupun mampu membela negara.

ü Mahasiswa mau mengamalkan ilmu untuk kepentingan bangsa/negara dengan hati yang tulus.

ü Mahasiswa percaya kita hanya bisa dipersatukan sebagai bangsa indonesia.

ü Mahasiswa menyadari pentinganya hidup bermasyarakat, bangsa dan bernegara

ü Mahasiswa menyadari pentingnya Wimaya.

ü Mahasiswa mau dan mampu mempertahankan kebersamaan, persatuan, ketertiban, kedisiplinan dan keharmonisan.

ü Mahasiswa mampu bergaul, interaksi antar etnis, agama, golongan, dengan tetap menghargai kemajemukan/pluraritas dalam rangka persatuan dan kesatuan.

ü Mahasiswa melestarikan, mengaplikasikan dan memiliki komitmen, cita2, nilai dalam prinsip2 pendirian UPN “v” sebagai monumen hidup “v” pejuang kemerdekaan NKRI.


Widya Mwat Yasa (Wimaya) adalah semua ilmu yang diperoleh dari bangku kuliah. Harus dimanfaatkan sebesar2nya untuk kemakmuran umat manusia atau masyarakat. Yang sebesar2nya dengan hati yang tulus dan iklas.


Mengapa UPN perlu dibekali denga Wimaya, karena:

  • Pengaruh globalisasi, terjadi perubahan yang sangat cepat.
  • Merebaknya kapitalisme.
  • Indonesia sudah merafitikasi GATT/WTO (pasar bebas)/Bisnis.
  • Adanya penyalahgunaan narkoba
  • Merebaknya sparatisme atau lebih mementingkan kepentingan golongan, pribadi, etnis dll.
  • Dihadapkan dengan wimaya UPN diharapkan lulusan yang handal, cerdas intelektual, emosi, spiritual dan punya wawasan kebangsaan.

Jadwal Kuliah Lapangan

WIDYA MWAT YASA

UPN “VETERAN” YOGYAKARTA T.A. 2008/2009

NO

BULAN

HARI, TANGGAL

1

FEBRUARI

SABTU : 21, 28

2

MARET

SABTU : 07, 14, 21

3

APRIL

SABTU : 11, 18, 25

4

MEI

SABTU : 02, 16, 23

KETERANGAN :

  1. Pelaksanaan Kuliah Lapangan dimulai pada PAGI pukul 08.00 – 12.00 Wib dan SIANG pukul 13.00 – 17.00 Wib.
  2. Peserta yang maju dari jadwal TIDAK DIPERKENANKAN.
  3. Peserta wimaya diharuskan mengenakan pakaian olah raga sesuai ketentuan UPN “Veteran” Yogyakarta dan diperkenankan membawa topi, makanan, minuman dan obat-obatan pribadi.
  4. Peserta DILARANG sedih, apatis, otoriter terhadap kawan, bohong, bicara tidak pantas dan perbuatan dosa lainnya.